Praktisi Mengajar Hadirkan Atikka Rismawati dalam Mata Kuliah Kewirausahaan

Yogyakarta, 27 Mei 2025 — Program Studi Sarjana Terapan Administrasi Perkantoran menyelenggarakan kegiatan Praktisi Mengajar pada Selasa, 27 Mei 2025, dengan menghadirkan Atikka Rismawati, S.Ak sebagai dosen praktisi pada mata kuliah Kewirausahaan. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 130 mahasiswa dan dilaksanakan sebagai upaya memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai praktik kewirausahaan secara langsung dari pelaku dan pendamping usaha.

Dalam sesi perkuliahan, Atikka membagikan wawasan dan pengalaman mengenai dunia kewirausahaan, khususnya pengembangan usaha, pengelolaan UMKM, pemanfaatan peluang bisnis, serta tantangan yang dihadapi pelaku usaha dalam menjalankan dan mengembangkan bisnis. Materi disampaikan dengan menghubungkan konsep kewirausahaan yang dipelajari mahasiswa dengan kondisi nyata di lapangan.

Selama perkuliahan berlangsung, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai bagaimana sebuah usaha dirintis, tetapi juga diajak melihat pentingnya kemampuan membaca peluang, memahami kebutuhan pasar, melakukan inovasi, serta mengelola usaha secara berkelanjutan. Diskusi yang berlangsung turut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan pertanyaan mengenai berbagai persoalan yang kerap dihadapi oleh wirausahawan pemula.

Kegiatan yang diikuti sekitar 130 mahasiswa tersebut berlangsung interaktif. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan mahasiswa dalam sesi diskusi dan tanya jawab mengenai strategi memulai usaha, pengelolaan bisnis, pemasaran, hingga pengembangan UMKM.

Melalui kegiatan Praktisi Mengajar ini, Program Studi Sarjana Terapan Administrasi Perkantoran berupaya menghadirkan proses pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga menghubungkan mahasiswa secara langsung dengan pengalaman profesional dan dunia usaha. Kehadiran praktisi diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa sekaligus mendorong tumbuhnya pola pikir kreatif, adaptif, dan berorientasi pada peluang.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat keterkaitan antara pembelajaran di perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja dan dunia usaha, sehingga mahasiswa memiliki gambaran yang lebih konkret mengenai penerapan kompetensi kewirausahaan dalam kehidupan profesional maupun dalam merintis usaha secara mandiri.